Kualitas Hidup Penderita Gagal Jantung Kongestif Berdasarkan Derajat Kemampuan Fisik dan Durasi Penyakit
Saida Saida, Haryati Haryati, La Rangki
Abstract
Gagal jantung kongestif merupakan sindrom progresif yang mampu menurunkan kualitas hidup dan dipengaruhi oleh beberapa faktor internal maupun faktor eksternal.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup penderita gagal jantung kongestif berdasarkan derajat kemampuan fisik dan durasi penyakit.Penelitian inimerupakan penelitiananalitik denganrancangan cross-sectionalterhadap 104 pasien gagal jantung yang berobat di poliklinik jantung RSUD Kota Kendari.Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Kualitas hidup diukur dengan menggunakan kuesioner Minnesota Living with Heart Failure (MLHF). Analisis statistik dilakukan dengan uji chi-square dengan interval kepercayaan 95% (alpha = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas hidup yang baik yaitu 93 orang (89,4%), komorbid terbanyak adalah hipertensi berjumlah 80 orang (76,9%), derajat kemampuan fisik ringan sebanyak 69 orang (66,3%), dan durasi penyakit £ 5 tahun sebanyak 86 orang (82,7%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa derajat kemampuan fisik berhubungan dengan kualitas hidup penderita gagal jantung kongestif (p-value = 0,000) sedangkan durasi penyakit tidak berhubungan dengan kualitas hidup (p-value = 1,000).Derajat kemampuan fisikmerupakan faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup, namundurasi penyakittidak berhubungan dengan kualitas hidup penderita gagal jantung kongestif.