Litcius/Paper detail

Clustering Penyakit DBD pada Rumah Sakit Dharma Kerti Menggunakan Algoritma K-Means

I Nyoman Mahayasa Adiputra

2022INSERT Information System and Emerging Technology Journal21 citationsDOIOpen Access PDF

Abstract

Clustering merupakan teknik pengelompokkan record pada basis data berdasarkan kriteria tertentu. Hasil clustering diberikan kepada pengguna akhir untuk memberikan gambaran tentang apa yang terjadi pada basis data. Dalam SIMRS Rumah Sakit Dharma Kerti yang diambil dari tahun 2014 sampai 2018, memiliki 6038 record data rekam medis pasien. Jumlah diagnosa tertinggi adalah DBD, untuk mengetahui gambaran yang terjadi dalam data diagnosa DBD tersebut dilakukan clustering dengan menggunakan algoritma k-means. Hasil dari penelitian ini adalah Pasien dengan diagnosa DBD pada RS Dharma Kerti yang paling sedikit jumlahnya adalah pada rentang usia 25 sampai 45 tahun. Setiap kelompok usia memiliki jumlah hari perawatan yang merata, bisa disimpulkan bahwa usia hampir tidak mempengaruhi hari perawatan. Lama perawatan yang paling banyak di lalui oleh pasien adalah dari 3 hari sampai 5 hari perawatan.

Topics & Concepts

MedicineMathematicsTraditional medicineData Mining and Machine Learning ApplicationsEdcuational Technology SystemsDecision Support System Applications
Clustering Penyakit DBD pada Rumah Sakit Dharma Kerti Menggunakan Algoritma K-Means | Litcius