Kebijakan Pendidikan Di Era New Normal
Ahmad Irawan Rafsanjani
Abstract
ABSTRAKPendidikan saat ini memang menjadi dasar dari kemajuan pembangunan generasi bangsa. Peserta didik sebagai generasi emas penerus bangsa dipersiapkan untuk masa depan. Tentu tenaga pendidik merupakan kunci utama untuk menghasilkan generasi emas Indonesia yang dicanangkan akan tercapai tahun 2045 generasi yang bermutu dan berkualitas. Negara kita saat ini menghadapi wabah pandemi COVID-19 sehingga dengan demikian maka pemerintah menerapkan kebijakan pembelajaran secara online atau daring dimana peserta didik diharuskan belajar di rumah saja untuk menghindari terpaparnya COVID-19. Tentunya banyak kendala dalam pelaksanaan pembelajaran online atau daring ini, tetapi kegiatan pembelajaran kepada peserta didik harus tetap dilaksanakan ditengah kebijakan pemerintah di era new normal saat ini .Saat ini pemerintah kita sedang menerapkan kebijakan new normal tak terkecuali kenormalan baru pada sektor pendidikan. Pada kebijakan new normal saat ini kita sebagai masyarakat diharuskan untuk hidup secara berdampingan dengan pandemi COVID-19 tetapi tetap dengan memperhatikan segala aspek protokol kesehatan.Tujuan dalam tulisan ini untuk menjadikan pertimbangan guru atau tenaga pendidik dalam merencanakan strategi pembelajaran dan dalam menerapkan model pembelajaran jarak jauh atau online ini jadi diharapkan peserta didik akan mendapatkan pendidikan yang bermutu dan berkualitas. Untuk penerapannya maka diperlukan pembelajaran yang bervariasi dan inovatif supaya peserta didik tetap bergairah mengikuti pembelajaran walaupun pembelajaran dilaksanakan secara secara jarak jauh atau online. Pembelajaran online atau daring ini dapat dilakukan secara virtual, berkelompok sebagai wadah berdiskusi, pemberian materi kepada peserta didik dalam bentuk video, rekaman, powerpoint, modul, lembar belajar, permainan dengan game quizizz dan penilaian secara online atau daring juga bisa dilakukan dalam strategi pembelajaran online atau daring ini. Kelebihan pembelajaran online atau daring ini juga bisa menjadikan peserta didik akan lebih efektif dalam belajar karena pembelajaran tidak lelah, menyenangkan, pengalaman baru dan kelemahan pembelajaran online atau daring ini dari koneksi internet yang kurang baik, terkadang peserta didik juga kurang paham dengan materi, peserta didik merasa bosan, peserta didik tidak bisa berdiskusi dengan teman seleluasa seperti biasanya. Banyak peneliti dan praktisi telah mengakui bahwa elearning sebagai media pengajaran prospektif di masa depan menghadapi kesulitan dan tantangan untuk diterapkan dengan sukses (Abbas, E. W., & Rajiani, I. (2019).Berdasarkan dari masalah tersebut maka kebijakan pembelajaran online atau daring haruslah menarik dan bervariasi agar memberikan manfaat bagi generasi emas dalam pembelajaran. Kata kunci: pembelajaran, online atau daring ,new normal, generasi emas, COVID-19