Litcius/Paper detail

Rekontruksi Internal Bahasa Bugis dan Bahasa Makassar: Linguistik Komparatif

Susiati Susiati

202025 citationsDOIOpen Access PDF

Abstract

AbstrakBerdasarkan dari hasil pendeksripsian rekontruksi internal pada bahasa bugis dan bahasa Makassar dalam penggunaan kata keterangan waktu, kata penegasan serta suffiks pronomina dapat disimpulkan bahwa: 1) Sufiks pronomina dalam bahasa Bugis dan bahasa Makassar adalah sama; 2) Pada bahasa Bugis tidak terjadi penghilangan antara kata penegasan dengan sufiks pronomina pertama tunggal. Sedangkan dalam bahasa Makassar terjadi penghilangan konsonan /k/ pada sufiks pronominal pertama tunggal [kak] menjadi /ak/; 3) Dalam bahasa Bugis dan bahasa Makassar terjadi konsistensi atau tidak terjadi perubahan dalam penggunaan kata penegasan “benar-benar” pada sufiks pronomina pertama jamak; 4) Dalam bahasa Makassar apabila bertemunya bentuk —ja bergabung dengan sufiks —kak akan diperoleh bentuk —jak. Konsonan /k/ pada —kak luluh sehingga tersisa —ak. Terjadinya penyederhanaan bunyi dari bentuk —ja. Dimana vokal /a/ pada bentuk —ja luluh karena bertemu dengan sufiks -ak pendeskripsiannya adalah vokal /a/ bertemu dengan vokal /a/ akan mengalami penyederhanaan bunyi sehingga vokal /a/ akan luluh; 5) Tidak terjadi penghilangan pada bahasa Bugis, sedangkan pada bahasa Makassar terjadi peleburan fonem /a/ karena pada kata tersebut bertemunya dua vokal rendah /a/ dengan vokal tinggi /i/, sehingga keberadaan fonem /a/ luluh atau lebur karena vokal /i/ keberadaannya lebih power dari pada vokal /a/; 6) Dalam bahasa Bugis dan bahasa Makassar apabila bertemunya bentuk —pa bergabung dengan sufiks —kak dan —kik akan diperoleh bentuk —pak dan -pik . Konsonan /k/ pada —kak dan -kik luluh sehingga tersisa —ak dan -ik. Untuk bentuk —pa yang bergabung dengan sufiks —kik terjadi kaidah peluluhan hanya pada bahasa Bugis. Terjadinya penyederhanaan bunyi dari bentuk —pa . Dimana vokal /a/ pada bentuk —pa luluh karena bertemu dengan sufiks -ak dan —ik pendeskripsiannya adalah vokal /a/ bertemu dengan vokal /a/ akan mengalami penyederhanaan bunyi sehingga vokal /a/ akan luluh. Selanjutnya terjadi peleburan vokal /a/ pada bentuk -pa karena bertemu dengan sufiks —ik. Dimana jika vokal /a/ bertemu dengan vokal /i/, maka vokal /a/ akan lebur atau luluh; Keyword: rekontruski, internal, bahasa Bugis, bahasa makassar

Topics & Concepts

HumanitiesPhysicsArtEducational Methods and Media UseLinguistics and Language AnalysisEnglish Language Learning and Teaching
Rekontruksi Internal Bahasa Bugis dan Bahasa Makassar: Linguistik Komparatif | Litcius