RELEVANSI STRATEGI PERTAHANAN LAUT BERDASARKAN DOKTRIN JALESVEVA JAYAMAHE TERHADAP GLOBALISASI DAN PERKEMBANGAN LINGKUNGAN STRATEGIS
Andhika Wira Kusuma, Lukman Yudho Prakoso, Dohar Sianturi
Abstract
Seiring dengan berjalannya globalisasi dan kemajuan teknologi, perkembangan lingkungan strategis saat ini jelas memberikan ruang gerak yang semakin bebas bagi ancaman terhadap semua bidang kehidupan bernegara, termasuk dalam hal pertahanan negara di laut. TNI Angkatan Laut (TNI AL) sebagai komponen utama pertahanan negara di laut perlu menerapkan strategi pertahanan yang mampu menyesuaikan dengan perkembangan yang terjadi, dimana proyeksi pembangunan kekuatan maritim perlu mendapat perhatian untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang memiliki posisi tawar strategis dalam pergaulan internasional. Dalam menyusun konsep strategi pertahanan militer, diperlukan sebuah doktrin sebagai acuan yang mendasarinya. Dalam penulisan ini, penulis mencoba menganalisa relevansi doktrin TNI AL Jalesveva Jayamahe dikaitkan dengan situasi yang ada saat ini. Hal-hal yang menjadi fokus adalah globalisasi di bidang pertahanan, kemajuan teknologi dan strategi pertahanan, perkembangan lingkungan strategis serta tantangan ke depan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kepustakaan dan pendekatan fenomenologis. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa doktrin TNI AL Jalesveva Jayamahe sebagai dasar yang dijadikan pedoman dalam penyusunan strategi pertahanan laut dinilai masih sangat relevan dalam menghadapi potensi ancaman yang muncul sebagai akibat dari globalisasi dan perkembangan lingkungan strategis. Peningkatan kapasitas kekuatan pertahanan laut melalui kemandirian industri pertahanan, pembinaan sumber daya manusia serta penguasaan teknologi pertahanan menjadi kunci untuk terus beradaptasi dalam menghadapi globalisasi dan rangkaian perubahan lingkungan strategis. Kata Kunci: Strategi, pertahanan, doktrin, Jalesveva Jayamahe, globalisasi