Litcius/Paper detail

Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Umur 12-59 Bulan

Jumiarsih Purnama Al, Indirwan Hasanuddin, Suhendar Sulaeman

2021Jurnal Kesehatan Panrita Husada31 citationsDOIOpen Access PDF

Abstract

Stunting adalah gangguan kronik akibat kurangnya gizi sehingga menghambat pertumbuhan dan perkembangan pada bayi. Stunting adalah kondisi dimana terjadinya suatu gangguan pertumbuhan fisik yang ditandai dengan pertumbuhan yang tidak optimal sebagai akibat dari ketidak seimbangan gizi (Apriluana & Fikawati, 2018). Stunting masih menjadi permasalahan besar untuk sebagian besar negara di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lawawoi Kabupaten Sidrap. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional studi. Sampel dalam penelitian adalah 30 responden dengan teknik penarikan sampel Purposive sampling. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting dengan nilai p = 0,02 (p < α = 0,05) pada balita usia 12-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Lawawoi Kabupaten Sidrap.

Topics & Concepts

MedicineGynecologyPublic Health and NutritionMethodologies in Health Research and PracticeChild Nutrition and Water Access
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Umur 12-59 Bulan | Litcius