HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU MENGENAI STUNTING DENGAN KEJADIAN STUNTING DI DESA TIGA, SUSUT, BANGLI
Luh Dila Ayu Paramita, Ni Luh Putu Shinta Devi, Putu Oka Yuli Nurhesti
Abstract
Stunting ialah permasalahan global yang masih belum ditanggulangi paling utama di Indonesia dengan prevalensi stunting yang lumayan besar dibanding Negeri menengah yang lain. Stunting pada balita akan berdampak buruk jika tidak ditanggulangi segera. Kondisi kesehatan ibu berpengaruh terhadap kesehatan anak. Perilaku dalam menjaga kesehatan balita bisa dipengaruhi dari pemahanan dan pendirian ibu. Studi ini bermaksud untuk memahami kaitan pemahaman dan pendirian ibu mengenai stunting pada kasus Stunting di Dusun Tiga, Susut, Bangli. Rancangan deskriptif korelasi dipakai pada studi ini oleh ancangan cross sectional. Partisipan studi diambil di Desa Tiga, Susut, Bangli ditentukan menggunakan metode sampling acak sederhana kemudian mendapat partisipan berjumlah 107. Studi ini memperoleh sebanyak 77 orang (72%) anak mengalami stunting. Mayoritas pengetahuan ibu buruk sebanyak 67 (62,6%) dan sikap ibu baik sejumlah 78 (72,9%). Hasil analisis menemukan bahwa ada kaitan lemah serta berpola negatif antara pengetahuan dan sikap ibu mengenai stunting pada kasus stunting beserta skala signifikansi (p) pengetahuan yaitu 0,038 juga sikap yaitu 0,011. Koefisien korelasi (r) pengetahuan yaitu -0,201 dan sikap yaitu -0,245. Hal ini menunjukkan semakin tinggi pengetahuan dan sikap ibu mengenai stunting maka semakin rendah angka kejadian stunting di Desa Tiga, Susut, Bangli. Diharapkan kepada pihak. Puskesmas agar menunjang tugasnya untuk mengadakan peninjauan serta menyusun program kesehatan khususnya terkait penanggulangan stunting.