Litcius/Paper detail

Analisis Pendapatan Petani Model Usahatani Terpadu Jagung-Sapi di Kecamatan Payakumbuh

Mukhlis Mukhlis, Riva Hendriani, Nila Sari, Raeza Firsta Wisra, Siska Fitrianti, Ulva Mohtar Lutfi

2023Jurnal Penelitian Pertanian Terapan11 citationsDOIOpen Access PDF

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada paradigma baru pembangunan pertanian yaitu pembangunan pertanian terpadu. Pembangunan pertanian bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam dan teknologi maju yang murah, sederhana, dan efektif disertai penataan dan pengembangan kelembagaan pertanian di pedesaan. Pertanian terpadu sebagai solusi permasalahan dalam pembangunan ekonomi. Adapun tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisa pendapatan petani model pertanian terpadu jagung-sapi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dimana dilakukan di Kabupaten Lima Puluh Kota tepatnya di Kecamatan Payakumbuh. Pemilihan daerah penelitian dilakukan dengan cara segaja. Penelitian ini akan dilakukan selama 3 bulan pada bulan juli - Oktober 2022. Penentuan sampel penelitian menggunakan metode pengambilan sampel bola salju. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara menggunakan kuisioner untuk memperoleh data primer dan metode dokumentasi untuk memperoleh data sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis pendapatan usaha tani, dan menggunakan analisis R/C ratio dan profitabilitas. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah produksi jagung yang dihasilkan 3,48 ton/hektar. Penerimaan total yang diperoleh sebesar Rp11.327.000 dan biaya total sebesar Rp8.759.250. Jadi pendapatan total yang diperoleh dari usahatani jagung terpadu adalah Rp 2.567.750. Rata-rata jumlah produksi sapi yang dihasilkan 3 ekor/musim. Penerimaan total yang diperoleh adalah Rp 98.441.500 dengan biaya total Rp 78.910.069,57. Jadi pendapatan total yang diperoleh dari usaha ternak sapi terpadu adalah sebesar Rp 19.531.430,43. Nilai R/C ratio usahatani jagung terpadu adalah 1,26; dengan nilai tingkat keuntungan sebesar 30,54%. Sedangkan nilai R/C ratio usahatani sapi terpadu adalah 1,22, dengan nilai tingkat keuntungan sebesar 22,37%. Nilai R/C ratio dan tingkat keuntungan yang diperoleh menunjukkan model usahatani terpadu jagung-sapi layak untuk diusahakan dan dikembangkan.

Topics & Concepts

Agricultural scienceAnimal scienceMathematicsHorticultureToxicologyBiologyAgricultural Development and ManagementAgricultural Research and PracticesLivestock Farming and Management
Analisis Pendapatan Petani Model Usahatani Terpadu Jagung-Sapi di Kecamatan Payakumbuh | Litcius